
Guru SMAIA 22 Cikarang Ikuti Konvensi ABKIN 2026
Cikarang – Dalam upaya meningkatkan kompetensi pendidik dan memperluas wawasan di bidang bimbingan dan konseling, Ibu Nur Saidah, M.Pd., selaku Guru Bimbingan dan Konseling (BK) SMA Islam Al Azhar 22 Cikarang, mengikuti Konvensi Nasional XXV – Kongres Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia (ABKIN) XV serta Seminar dan Konferensi Internasional Bimbingan dan Konseling (ISCGC) 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu–Jumat, 16–18 September 2026, di Golden Boutique Hotel Kemayoran, Jakarta Pusat. Acara diselenggarakan oleh Program Studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Jakarta (UNJ), dengan mengusung tema “Transformasi Bimbingan dan Konseling untuk Masyarakat Global yang Tangguh dan Inklusif.”

Keikutsertaan Ibu Nur Saidah, M.Pd., menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan profesional mengenai perkembangan layanan bimbingan dan konseling, peningkatan kompetensi guru, serta pendekatan pendampingan yang relevan dengan kebutuhan murid di lingkungan sekolah.
Melalui forum yang mempertemukan akademisi, praktisi konseling, pendidik, dan pemangku kebijakan tersebut, berbagai gagasan mengenai pengembangan layanan BK dibahas sebagai bagian dari upaya mendukung pendidikan yang adaptif, inklusif, dan berorientasi pada perkembangan murid secara menyeluruh.
Bagi SMA Islam Al Azhar 22 Cikarang, pengembangan kompetensi guru BK relevan dengan upaya menghadirkan layanan pendampingan yang membantu murid mengenali potensi diri, membangun karakter positif, mengembangkan keterampilan sosial, serta merencanakan masa depan pendidikan dan karier.
baca juga: Belajar Mengendalikan Emosi Sejak SMA, Ini Caranya
Konvensi ABKIN 2026 Bahas Transformasi Bimbingan dan Konseling

Konvensi Nasional XXV, Kongres ABKIN XV, dan ISCGC 2026 mempertemukan akademisi, praktisi, konselor, guru BK, mahasiswa, serta pemangku kebijakan pendidikan untuk bertukar gagasan dan membahas arah pengembangan profesi bimbingan dan konseling.
Tema yang diusung menekankan pentingnya layanan konseling yang mampu membangun individu dan masyarakat yang tangguh, sekaligus menghargai keberagaman serta kebutuhan setiap orang.
Bagi dunia pendidikan, layanan BK memiliki peran yang lebih luas daripada sekadar membantu murid ketika mengalami kesulitan belajar. Layanan ini juga dapat mendukung perkembangan potensi, pembentukan karakter, keterampilan sosial, pengenalan minat dan bakat, serta perencanaan masa depan.
Mengembangkan Kompetensi Guru dalam Memberikan Layanan BK

Salah satu agenda penting dalam kegiatan tersebut adalah pembahasan mengenai pengembangan kompetensi guru dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling.
Materi tersebut disampaikan dalam rangkaian keynote speech oleh Prof. Maila Dinia H.R., M.A., Ph.D., yang tercantum sebagai Staf Khusus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Bidang Peningkatan STEM dan Kompetensi Guru.
Pengembangan kompetensi guru menjadi aspek penting karena kebutuhan murid semakin beragam. Guru dan konselor perlu memiliki pemahaman yang memadai untuk mengenali kebutuhan murid, berkomunikasi secara efektif, serta memberikan pendampingan yang sesuai dengan kondisi dan tahap perkembangan mereka.
Melalui kegiatan ilmiah dan profesional seperti ini, pendidik memperoleh ruang untuk memperbarui wawasan, bertukar pengalaman, dan mempelajari pendekatan yang dapat menjadi referensi dalam pelaksanaan layanan pendidikan.
Sejumlah Tokoh Pendidikan Hadir dalam Konvensi ABKIN

Konvensi Nasional XXV, Kongres ABKIN XV, dan ISCGC 2026 menghadirkan sejumlah tokoh dari bidang pendidikan dan konseling, baik dari Indonesia maupun luar negeri.
Di antara tokoh yang tercantum dalam rangkaian kegiatan adalah Prof. Dr. Komarudin, M.Si., Rektor Universitas Negeri Jakarta; Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D., Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia; serta Prof. Atip Latipulhayat, S.H., LL.M., Ph.D., Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.
Kegiatan ini juga menghadirkan Prof. Maila Dinia H.R., M.A., Ph.D., dan Dato’ Dr. Abd Halim Mohd Hussin, Presiden PERKAMA International, Malaysia.
Membahas Arah Kebijakan dan Sinergi Konseling Global
Rangkaian kegiatan mencakup pembahasan mengenai arah kebijakan pengembangan layanan BK yang transformatif di pendidikan dasar dan menengah, transformasi konseling untuk masyarakat global yang tangguh dan inklusif, serta penguatan standar bimbingan dan konseling dalam lingkup ASEAN.
Sesi internasional turut membuka ruang pertukaran perspektif tentang pengembangan standar profesi, kolaborasi lintas negara, dan kebutuhan layanan konseling dalam menghadapi perubahan sosial.
Bagi pendidik, pembahasan tersebut dapat memperkaya sudut pandang mengenai pentingnya pendekatan konseling yang adaptif, profesional, dan sesuai dengan kebutuhan murid.
Peran Bimbingan dan Konseling dalam Membentuk Karakter Murid
Di lingkungan sekolah, bimbingan dan konseling merupakan bagian penting dari proses pendampingan perkembangan murid. Setiap murid memiliki karakter, minat, kemampuan, serta tantangan yang berbeda sehingga membutuhkan pendekatan yang sesuai.
Layanan BK dapat membantu murid memahami potensi diri, membangun rasa percaya diri, mengelola emosi, menjalin hubungan sosial yang sehat, dan mempertimbangkan pilihan pendidikan maupun karier.
Dalam pelaksanaannya, guru BK juga dapat bekerja sama dengan guru mata pelajaran, wali kelas, orang tua, dan pihak terkait untuk mendukung perkembangan murid secara menyeluruh.
Menguatkan Kompetensi Pendidik untuk Masa Depan Murid
Keikutsertaan dalam forum profesional seperti Konvensi Nasional XXV, Kongres ABKIN XV, dan ISCGC 2026 menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan mengenai perkembangan bimbingan dan konseling.
Pembahasan tentang kompetensi guru, transformasi layanan BK, dan kolaborasi internasional memberikan perspektif yang relevan bagi pengembangan layanan pendidikan.
Pada akhirnya, pendidikan berkualitas membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari guru, konselor, orang tua, hingga lingkungan sekolah. Kolaborasi yang baik dapat membantu murid memperoleh pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Melalui penguatan kompetensi pendidik dan perhatian terhadap perkembangan karakter, sekolah dapat terus berupaya menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, bersahabat, dan mendukung murid dalam menyiapkan masa depan.
PMB SMA Islam Al Azhar 22 Cikarang
Bagi orang tua yang sedang mempersiapkan pendidikan jenjang SMA, PMB (Penerimaan Murid Baru) SMA Islam Al Azhar 22 Cikarang Tahun Pelajaran 2027/2028 saat ini tercantum Open Registration pada laman resmi sekolah.
Informasi terbaru mengenai proses pendaftaran, persyaratan, program, dan jadwal PMB dapat diperoleh melalui kanal resmi SMA Islam Al Azhar 22 Cikarang.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran, rincian biaya, program unggulan, dan jadwal PMB, orang tua dapat langsung menghubungi narahubung resmi sekolah melalui layanan informasi PMB di bawah ini:
- Whatsapp: hubungi kami
- Website Resmi: https://smaia22.al-azhar.sch.id
- Instagram: @smai_alazhar22.cikarang
- Alamat: Jl. Dr. Cipto Mangunkusumo, Jababeka Education Park, Simpangan, Kec. Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat 17550
SMA Islam Al Azhar 22 Cikarang: Beradab, Berkemajuan, dan Berwawasan Global
